Bencana alam (GEMPA JABAR)

Gempa bumi Jawa Barat 2010 terjadi di 147 kilometer arah Tenggara Sukabumi, 149 kilometer arah Barat Daya Tasikmalaya, 150 kilometer arah Barat Daya Bandung, 160 kilometer arah Barat Daya Ciamis, dan 231 kilometer arah Tenggara, Jakarta pada 18 Mei 2010 pada pukul 19.00.

Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika menyatakan gempa berpusat di koordinat 8,22 Lintang Selatan (LS) dan 107,21 Bujur Timur (BT) di kedalaman 13 kilometer.Sementara menurut United States Geological Survey (USGS), pusat pemantau gempa Amerika Serikat, gempa di wilayah Jawa Barat ini terjadi pukul 19.00 WIB dengan kedalaman 69,7 kilometer berkekuatan 5,4 SR. Lokasi gempa berada sekitar 115 kilometer arah Tenggara dari Sukabumi.

Gempa bumi juga terjadi di Ujung Kulon pada 19 Mei 2010 dengan kekuatan 5,4 Skala Richter pada pukul 07.13. Pusat gempa di 36 kilometer barat laut Ujung Kulon, Banten. Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa berlokasi 6,78 Lintang Selatan, 105,16 Bujur Timur dengan kedalaman 10 km dan tidak berpotensi tsunami.

*pendapat : kita harus selalu waspada dan harus selalu mendekatkan diri kepada tuhan yang maha kuasa:
*solusi : pemerintah harus melakukan penanggulangan bencana secara cepat.

FORM:http://id.wikipedia.org/wiki/Gempa_bumi_Jawa_Barat_2010

Bencana alam (Lonngsor Tenjolaya)

BANDUNG - Lokasi longsor di perkebunan teh Dewata di Desa Tenjolaya, Kecamatan Pasir Jambu, Kabupaten Bandung akan dijadikan kuburan massal bila jenazah yang diduga tertimbun tidak bisa ditemukan.

Hal ini disampaikan Bupati Bandung Obar Subarna, Minggu (28/2/2010) sore. Menurutnya, keputusan ini diambil berdasar kesepakatan antara warga yang kehilangan sanak saudaranya dan pihak pengelola perkebunan.

"Semua warga tidak masalah pencarian dihentikan. Artinya,lokasi timbunan longsor akan menjadi kuburan massal," kata Obar kepada wartawan di lokasi longsor.

Rencananya, tim evakuasi gabungan hari ini kembali melanjutkan pencarian 11 korban yang diduga tertimbun hingga pukul 12.00 WIB. Hingga Minggu sore, jumlah korban tewas yang berhasil ditemukan 33 orang.

Terakhir, tim evakuasi berhasil menemukan jenazah Jeni bin Dahlan (24), Risma binti Suhimin (3), Ahmad Nuryadin (32) dan Lilis Suminar (30).

Longsor di Desa Tenjolaya terjadi pada Selasa 23 Februari lalu. Longsor yang terjadi pagi hari itu menelan puluhan korban tewas lantaran banyak pemetik teh yang tengah bekerja saat itu. Pemprov kota Bandung sendiri tengah mengkaji relokasi hunian di sekitar perbukitan untuk mencegah hal serupa terjadi.

*pendapat : jangan jadikan bukit menjadi perkebunan, paling tidak jangan menebang pohon-pohon besar yang ada di bukit tersebut, karna pohon tersebutlah yang dapat menahan tanah dari hujan yang turun terus menerus.
*solusi : berkebunlah ditanah yang datar saja.

FROM:http://news.okezone.com/read/2010/02/28/340/307737/lokasi-longsor-tenjolaya-akan-jadi-kuburan-massal

Bencana alam (banjir bandang WASIOR)

Jakarta - Angka korban tewas akibat banjir bandang di kota Wasior, Kabupaten Teluk Wandoma, Papua Barat terus bertambah. Sampai pukul 16.00 WIT, korban tewas yang sudah ditemukan 83 orang.

"64 orang lainnya dinyatakan hilang. Mereka diperkirakan tertimbun lumpur setinggi 2-3 meter atau hilang terbawa banjir ke laut," kata Staf Khusus Presiden bidang Otda, Velix Wanggai, Rabu (6/10/2010).

Velix juga menjelaskan, Kota Wasior mengalami kerusakan berat hingga 80 persen. Kondisi ini memaksa sedikitnya 4.000 orang mengungsi.

"Mereka dibawa ke Kabupaten Manokwari dan Nabire. Air bersih tidak ada dan listrik padam," ungkap Velix.

Pemda Provinsi, lanjut Velix, saat ini aktif dalam tanggap darurat, pencarian korban. Mereka dibantu oleh TNI serta Polri.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) juga telah menyerahkan dana operasional Rp 200 juta, bahan makanan, obat-obatan dan tenda. Hal yang dibutuhkan mendesak saat ini adalah kantong jenazah, masker, dan obat diare.

"Diperkirakan diare akan terjadi karena keterbatasan air bersih," tutur Velix.

Menurut Velix, dari pengamatan di lapangan, pembersihan lumpur dapat memakan waktu 3-6 bulan. Hal ini disebabkan ketersediaan alat berat yang terbatas.

Intensitas Hujan Tinggi

Velix juga mengungkapkan penyebab terjadinya banjir bandang. Menurutnya, bencana tersebut akibat curah hujan yang cukup tinggi seminggu belakangan ini.

Hujan kemudian menjadi air permukaan yang mengalir deras ke arah Kota Wasior yang berada di dataran rendah atau kaki gunung. Aliran air itu membawa serta batu-batuan besar dan batang-batang pohon.

*pendapat : janganlah menebang pohon sembarangan.
*solusi : pemerintah diharapkan tegas terhadap pelaku penebangan tersebut.

FROM: ttp://www.detiknews.com/read/2010/10/06/193049/1457391/10/korban-tewas-banjir-wasior-83-orang-80-kota-rusak

Bencana alam (gunung merapi meletus)

YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Petani salak, Mardi Susanto (50), mengatakan, banyak warga sekitar Merapi tidak mengungsi ketika wilayahnya dinyatakan berstatus "Awas". Menurutnya, itulah yang mengakibatkan banyaknya korban tewas berjatuhan akibat Merapi meletus beberapa kali, setidaknya pada periode 26 Oktober sampai 5 November lalu.

Mardi adalah warga Demen, Pakembinangun, Pakem, sekitar 18 kilometer dari puncak Merapi, yang berstatus awas. Ia mengungsi sejak 5 November lalu. Namun, ia setiap hari pulang untuk sekadar menengok dan membersihkan rumah dan kebun salaknya.

"Kalau Anda mengendarai mobil dan melihat orang mau menyeberang, Anda akan membunyikan klakson. Kalau orangnya menyingkir, tidak terjadi apa-apa. Tapi, kalau orangnya jalan terus, terjadi tabrakan," ujar Mardi.

"Warga sekitar Merapi sudah diingatkan, tetapi tidak menurut. Saya sendiri termasuk warga yang nakal, soalnya, insting saya mengatakan bahaya Merapi tidak sampai ke sini. Bahwa saya mengungsi, itu karena anak-anak mendesak. Saya menurut biar mereka tenang," terang ayah dari dua putra dan satu putri ini.

Dikatakan juga, selama hidupnya, baru sekali ini ia mengungsi karena Merapi. Menurutnya, sebelum ini daerahnya merupakan daerah pengungsian."Dulu ya pernah mengungsi, tapi karena Belanda, bukan Merapi. Kalau gara-gara Merapi, ya baru sekali ini. Biasanya tempat sini yang jadi lokasi pengungsian," tutupnya.

*pendapat : tolonglah ikuti saja kata pemerintah agar tidak banyak memakan korban jiwa.
*solusi : pemerintah harus bertindak tegas, dan cepat.

FROM: http://regional.kompas.com/read/2010/11/14/13551/Warga.Sudah.Diingatkan..tapi.Tak.Nurut

Bencana alam (GEMPA SULBAR)

Trauma Gempa, Warga Mamuju Masih Mengungsi
Metro Sore / Nusantara / Jumat, 18 Juni 2010 14:50 WIB

Metrotvnews.com, Mamuju Utara: Ratusan warga di Mamuju Utara, Sulawesi Barat, Jumat (18/6), belum berani kembali ke rumah. Korban pengungsi gempa bumi itu masih trauma dan khawatir muncul gempa susulan.

Gempa bumi berkekuatan 5,1 skala Richter menggoyang Mamuju Utara, Rabu lalu. Lindu berpusat di Kecamatan Baras, sekitar 90 kilometer barat daya Palu, Sulawesi Tengah. Sedikitnya 94 rumah rusak parah dan ringan akibat lindu.

Seorang warga Desa Kasano, Kecamatan Baras, tewas tertimpa material longsor. Kala itu korban bekerja di galian tambang. Sementara itu, 20 orang lainnya menderita luka parah akibat tertimpa runtuhan bangunan, sebanyak 115 orang lainnya luka ringan. Sedikitnya 135 orang korban terluka.

Data Taruna Siaga Bencana menjelaskan, lokasi terparah akibat gempa terjadi di Desa Kasano. Nyaris tak satu pun bangunan tegak berdiri diterjang gempa. Kerugian akibat bencana alam itu mencapai ratusan juta rupiah. Ratusan korban masih memerlukan bantuan makanan dan tenda darurat. Mereka membutuhkan tempat bernaung sementara dari terpaan hujan dan panas.


*pendapat : pemerintah harus bertindak agar tidak bertambah banyak korban jiwa.
*solusi : kita harus selalu berhati-hati dan harus ingat pada yang maha kuasa, karna bencana dapat datang kapan saja.


FROM:http://www.metrotvnews.com/index.php/metromain/newsvideo/2010/06/18/107404/Trauma-Gempa-Warga-Mamuju-Masih-Mengungsi

WARGANEGARA DAN NEGARA

A)Hukum, Negara, dan pemerintahan
1. HUKUM
Hukum adalah sistem yang terpenting dalam pelaksanaan atas rangkaian kekuasaan kelembagaan.

a. Ciri – ciri dan Sifat Hukum
Ciri Hukum adalah :
- Adanya perintah atau larangan
- Perintah atau larangan itu harus dipatuhi setiap orang.
Agar tata tertib dalam masyarakat dapat dilaksanakan dan tetap terpelihara dengan baik, perlu ada peraturan yang mengatur dan memaksatata tertib itu untuk ditaatiyang disebut hukum, dan siapa yang melanggar baik sengaja maupun tidak, dpt dikenakan sanksi yang berupa hukuman.

b. Sumber – sumber Hukum
Sumber hukum dapat ditinjau dari segi formal dan segi material. Sumber hukum material dapat kita tinjau lagi dari berbagai sudut, misalnya dari sudut politik, sejarah, konomi dan lain-lain.
Sedangkan sumber hokum formal antara lain :
1) Undang – Undang (statute)
2) Kebiasaan (costum)
3) Keputusan-keputusan Hakim (Yurisprudensi)
4) Traktat (Treaty)
5) Pendapat Sarjana hokum.

2. NEGARA
Negara adalah suatu wilayah di permukaan bumi yang kekuasaannya baik politik, militer, ekonomi, sosial maupun budayanya diatur oleh pemerintahan yang berada di wilayah tersebut.

Negara mempunyai 2 tugas utama, yaitu :
1) Mengatur dan menertibkan gejala-gejala kekuasaan dalam masyarakat yang bertentangan satu sama lainnya.
2) Mengatur dan menyatukan kegiatan manusia dan golongan untuk menciptakan tujuan bersama yang disesuaikan dan diarahkan pada tujuan Negara.
a) Sifat – sifat Negara
1) Sifat memaksa, artinya Negara mempunyai kekuasaan untuk menggunakan kekerasan fisik secara legal agar tercapai ketertiban dalam masyarakat dan mencegah timbulnya anarkhi.
2) Sifat monopoli, artinya Negara mempunyai hak kuasa tunggal dalam menetapkan tujuan bersama dari masyarakat.
3) Sifat mencakup semua, artinya semua peraturan perundang-undangan mengenai semua orang tanpa kecuali.

3.PEMERINTAHAN
Pemerintahan merupakan salah satu unsur penting daripada negara. Tanpa Pemerintahan, maka negara tidak ada yang mengatur. Karena Pemerintahan merupakan roda negara, maka tidak akan mungkin ada sesuatu negara tanpa Pemerintah.

FROM:http://hadirwong.blogspot.com/2009/12/hukum-negara-dan-pemerintahan.html

B)Kesamaan derajat dalam PASAL DAN UUD45

Sebagai warga negara Indonesia, tidak dipungkiri adanaya kesamaan derajat antar rakyaknya, hal itu sudah tercantum jelas dalam UUD 1945 dalam pasal ..

1. Pasal 27
• ayat 1, berisi mengenai kewajiban dasar dan hak asasi yang dimiliki warga negara yaitu menjunjung tinggi hukum dan pemenrintahan
• ayat 2, berisi mengenai hak setiap warga negara atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan

2. Pasal 28, ditetapkan bahwa kemerdekaan berserikat dan berkumpul, menyampaikan pikiran lisan dan tulisan.

3. Pasal 29 ayat 2, kebebasan memeluk agama bagi penduduk yang dijamin oleh negara

4. Pasal 31 ayat 1 dan 2, yang mengatur hak asasi mengenai pengajaran

Kesamaan derajat adalah sifat perhubungan antara manusia dengan lingkungan masyarakat umumnya timbal balik artinya orang sebagai anggota masyarakat mempunyai hak dan kewajiban, baik terhadap masyarakat maupun terhadap pemerintah negara.

FROM:http://sauoni.wordpress.com/2010/11/09/pelapisan-sosial-dan-kesamaan-derajat/

C)Hubungan ELIT dan MASA
Meskipun sangat jelas bahwa sebagian besar para elite politik mengaku sebagai representasi elemen-elemen penting dalam civil society (CS), namun kebanyakan dari mereka enggan menempatkan posisinya sebagai bagian dari kekuatan yang hidup dalam alam pikir rakyat kebanyakan. Akibatnya, sebagian besar elite politik menempatkan dirinya secara konservatif sebagai free-floating elite’ yang lokasi sosialnya amat berjarak dengan massa. Lebih jauh, politik wacana mereka diwarnai oleh elitisme: rakyat dilihat sebagai masih kurang mengerti dan tak cukup canggih untuk mengerti persoalan yang tengah mereka perdebatkan. Meskipun mereka memiliki pandangan-pandangan yang cukup progresif tentang banyak hal, kebanyakan dari mereka sangat enggan mengadopsi pendekatan partisipatoris—sebuah pandangan yang walaupun pada tingkat wacana sangat mengagungkan partisipasi namun menolak keterlibatan massa dalam proses pembuatan keputusan publik.

FROM:http://www.komunitasdemokrasi.or.id/comments.php?id=P14_0_3_0_C

INDIVIDU, KELUARGA, DAN MASYARAKAT

A)PERTUMBUHAN INDIVIDU
Manusia merupakan makhluk individu. Manusia itu disebut individu apabila pola tingkah lakunya bersifat spesifik dirinya dan bukan lagi mengikuti pola tingkah laku umum.

Setiap individu pasti akan mengalami pembentukan karakter atau kepribadian. Dan hal itu membutuhkan proses yang sangat panjang dan banyak faktor yang mempengaruhinya terutama lingkungan keluarga.

Dengan adanya naluri yang dimiliki suatu individu, dimana ketika dapat melihat lingkungan di sekitarnya maka secara tidak langsung maka individu akan menilai hal-hal di sekitarnya apakah hal itu benar atau tidak, dan ketika suatu individu berada di dalam masyarakat yang memiliki suatu norma-norma yang berlaku maka ketika norma tersebut di jalankan akan memberikan suatu pengaruh dalam kepribadian.

Ada beberapa faktor yang mempengaruhi pertumbuhan individu, yaitu:

1. Faktor Biologis
Semua manusia normal dan sehat pasti memiliki anggota tubuh yang utuh seperti kepala, tangan , kaki dan lainya.

2. Faktor Geografis
Setiap lingkungan fisik yang baik akan membawa kebaikan pula pada penghuninya. Sehingga menyebabkan hubungan antar individu bisa berjalan dengan baik dan mencimbulkan kepribadian setiap individu yang baik juga.

3. Faktor Kebudayaan Khusus
Perbedaan kebuadayaan dapat mempengaruhi kepribadian anggotanya.

Dari semua faktor-faktor di atas dan pengaruh dari lingkungan sekitar seperti keluarga dan masyarakat maka akan memberikan pertumbuhan bagi suatu individu.

FROM: http://bulletin-it.blogspot.com/2010/10/pertumbuhan-individu.html#ixzz154JKHf98
Under Creative Commons License: Attribution

B)FUNGSI KELUARGA
Beberapa fungsi keluarga adalah (Narwoko dan Suyanto, 2004, p. 214-217) :
1. Fungsi Pengaturan Keturunan
Dalam masyarakat orang telah terbiasa dengan fakta bahwa kebutuhan seks dapat dipuaskan tanpa adanya prekreasi (mendapatkan anak) dengan berbagai cara, misalnya kontrasepsi, abortus, dan teknik lainnya.

2. Fungsi Sosialisasi atau Pendidikan
Fungsi ini untuk mendidik anak mulai dari awal sampai pertumbuhan anak hingga terbentuk personality-nya. Anak-anak lahir tanpa bekal sosial, agar si anak dapat berpartisipasi maka harus disosialisasi oleh orang tuanya tentang nilai-nilai yang ada dalam masyarakat.

3. Fungsi Ekonomi atau Unit Produksi
Urusan-urusan pokok untuk mendapatkan suatu kehidupan dilaksanakan keluarga sebagai unit-unit produksi yang seringkali dengan mengadakan pembagian kerja di antara anggota-anggotanya.

4. Fungsi Pelindung
Fungsi ini adalah melindungi seluruh anggota keluarga dari berbagai bahaya yang dialami oleh suatu keluarga. Dengan adanya negara, maka fungsi ini banyak diambil alih oleh instansi negara.

5. Fungsi Penentuan Status
Jika dalam masyarakat terdapat perbedaan status yang besar, maka keluarga akan mewariskan statusnya pada tiap-tiap anggota atau individu sehingga tiap-tiap anggota keluarga mempunyai hak-hak istimewa.

6. Fungsi Pemeliharaan
Keluarga pada dasarnya berkewajiban untuk memelihara anggotanya yang sakit, menderita, dan tua.

7. Fungsi Afeksi
Salah satu kebutuhan dasar manusia adalah kebutuhan kasih sayang atau rasa dicintai. hidup (Horton dan Hunt,
1987, p. 227 dalam Narwoko dan Suyanto, 2004, p. 217).

FROM:http://id.shvoong.com/social-sciences/sociology/2050236-definisi-jenis-dan-fungsi-keluarga/

C)PEMUDA DAN IDENTITAS
Pemuda merupakan sekolompok orang yang mempunyai semangat dan sedang dalam tahap pencarian jati diri. Pemuda juga merupakan generasi penerus bangsa. Beberapa orang mengatakan, pemuda tidak dilihat dari usianya melaikan dari semangatnya. Maju mundurnya suatu bangsa tidak lepas dari peranan para pemuda.

Sedangkan identitas atau jati diri merupakan sikap atau sifat yang ada dalam diri seseorang. Pada saat usia masih mudalah biasanya orang mulai melakukan pencarian jati diri atau mengenali identitas dirinya.

Dalam tahap pencarian identitas inilah terkadang masih menemukan kendala. Apalagi dizaman yang serba bebas sekarang ini. Pergaulan merupakan faktor utama yang mempengaruhi terbentuknya jatidiri pemuda. Hal itu dapat dibuktikan dengan melihat media masa, tidak dapat kita pungkiri lagi bahwa cukup banyak tindak kriminal yang yang diberitakan oleh media masa itu, pelakunya adalah para pemuda. Pemuda mulai kehilangan jati dirinya karena mereka cenderung ikut-ikutan ke dalam pergaulan yang bebas yang sedang ”in” saat ini.

Sangat disayangkan apabila kita melihat pengambaran mengenai pemuda seperti diatas. Karena pemuda mempunyai semangat untuk melakukan perubahan yang sangat berpengaruh dalam meneruskan perjuangan bangsa dan agama.

FROM:http://liaambar.wordpress.com/2010/10/28/pemuda-dan-identitas/

powered by Blogger | WordPress by Newwpthemes | Converted by BloggerTheme